Kurikulum keluarga Qurani

Menjadi rumah peradaban, menjadikan keluarga adalah madrasah yang melahirkan pribadi-pribadi shalih bahkan menjadi pemimpin kebaikan tentunya menjadi cita-cita kita semua. Sayang rasanya jika waktur terlewati namun kita masih lalai memanfaatkannya.

Sebagai pemimpin keluarga yang berharap agar di rumahnya tumbuh keturunan shalih tentunya harus mempersiapkannya dari awal. Sebaiknya perjalanan kehidupan dalam berkeluarga mesti memiliki visi, misi, kurikulum yang mengantarkan kita pada tujuan untuk menghasilkan pemimpin ummat.

Dikutip dari http://hsmuslimnusantara.org,
Berikut prioritas kurikulum yang harus ada dalam pembinaan keluarga di rumah

1. TAUHID DAN AKIDAH
Akidah adalah keyakinan yang kuat dr seorang muslim ttg prinsip2 mendasar dlm islam. Keyakinan tsb akan menjadikannya tenang, teguh prinsip. Akidah yg benar merupakan dasar dari segala tindakan seorang muslim, serta merupakan syarat sahnya amalan.
Tauhid maknanya meyakini keesaan Alloh dlm rububiyahnya, ikhlas beribadahkepadaNy, serta menetapkan nama2 dan sifat2Nya.
Perkara paling besar yg Alloh perintahkan adalah tauhid, lawannya ada syirik. Syirik adl dosa yg paling besar.
Risalah para nabi dan rasul semuanya diawali dengan menyeru kaum mereka untuk menyembah kepada Alloh dan menjauhi syirik.
Maka, sangatlah penting sebuah keluarga mempelajari tauhid, dalam rangka menjaga keluarga mereka dr api neraka.
Implementasinya dalam  keluarga:
Ayah dan ibu mempelajari akidah yang benar, memahami, dan mengamalkannya. Maka, secara tidak sadar, hal tersebut akan mempengaruhi sikap, cara pandang, serta perkataan ayah dan ibu di saat mendampingi anak2 belajar.
Sumber2 untuk belajar akidah:
1. Buku
2. Sumber online:
almanhaj.or.id
Muslim.or.id
Rumaysho.com
3. Mendatangi majelis ilmu(ini yang utama)
4. Mendatangkan guru ke rumah.

2. ADAB
Adab meliputi seluruh tata cara hidup yang dicontohkan Rosul shollalloohu alaihi wasallam. Dimulai sejak bangun tidur sampai akan tidur kembali,
Para ulama zaman dahulu banyak menghabiskan waktu mereka untuk mempelajari adab sblm belajar ilmu.
Pelajarilah adab dr kitab ulama erdahulu. Ambillah dalil2 yg shohih, amalkan segala yg sudah dipelajari.
Prakteknya dalam keluarga: ibu/ayah membaca doa saat akan masuk kamar mandi. Ibu menjawab salam ayah yg baru masuk rumah, membiasakan makan dg duduk, mengbunakan tangan kanan, dst.
Pelajaran adab lbh mudah diajarkan dengan contoh, terutama untuk anak2 yg masih balita.

3. FIQIH
Utamakan mempelajari fiqih dr amalan2 utama, seperti sholat, bersuci, berpuasa. Sebelum mengajarkan anak2, terlebih dahulu perbaiki cara beribadah orang tua. Cara berwudhu, gerakan2 sholat yang benar, berpuasa yg benar, doa2 yg benar.
Hendaknya setiap keluarga memiliki buku2 dr ulama terdahulu. Buku2 fiqih, sejarah, hadits, dsb.

4. ALQURAN
Ajari anak2 membaca alquran. Mulai dr huruf2 hijaiyah, sampai (jika mampu) mengantarkannya menghafal keseluruhannya.
Pelajari juga ilmu tajwid, baca bersama2 anak, katakan kpd mereka bahwa kita juga perlu untuk memperbaiki bacaan kita, sehingga konteksnya adalah sama2 belajar.
Setidaknya sbg org tua kita telah memberikan pondasi yg penting dalam 4 materi di atas. Selanjutnya, saat anak2 semakin besar, tambahlah terus ilmu kita. Kalaupun kalah berpacu dg waktu, mintalah bantuan dg mendatangi ustad/ustadzah, mendatangkan ustad/ustadzah, mengikutkan anak ke majelis ilmu, dan sebagainya.

Unknown Rabu, 30 Desember 2015
Bosan liburan, nih 3 pilihan liburan asyik anti mainstream

Tak ada hal yang ditunggu-tunggu menjelang liburan kecuali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Hari-Hari yang disibukan oleh aktifitas kuliah atau bekerja dari pagi hingga petang mungkin ada kejenuhan terlebih bila ada masalah-masalah di kantor atau tugas tugas di kampus, namun hal itu terobati saat sobat liburan.
Bagaimana sobat semua, apa rencata liburan akhir tahun ini??
Liburan kali ini bertepatan dengan liburnya anak-anak sekolah. Tempat-tempat wisata baik di kota, di pantai atau di gunung akan ramai dengan pengunjung. Pergi ke salah satu tempat wisata tersebut mungkin bisa menjadi acara yang sangat menyenangkan.
Namun bagi sobat yang kali ini tidak memiliki agenda liburan atau mungkin sudah bosan dengan tempat-tempat yang sering dikunjungi, Berikut ada 3 inspirasi agenda yang bisa kita gunakan saat liburan. Check this out....
1. Berkunjung pada keluarga yang sudah lama tak bertemu
Ok, inspirasi yang pertama adalah mengunjungi kerabat, saudara yang sudah lama tak kita kunjungi. Jarak yang jauh atau kesibukan yang tak menyisakan waktu membuat kita jauh dari saudara. Barangkali sobat masih ingat, saat kecil kita sering bermain dengan om, tante, sepupu. Namun saat beranjak dewasa kebersamaan itu mulai merenggang. Nah bagaimana klo liburan kali ini dimanfaatkan untuk menemui mereka. Syukur jika sobat sudah bekerja hingga bisa bawa oleh-oleh untuk mereka. Perhatian sobat akan membuat hati mereka senang. Apalagi jika sobat bisa membantu mereka, waah mereka pasti bahagia mendapatkan rezeki yang tak disangka-sangka.
3. Berpetualang ke pelosok desa
Jika sudah bosan dengan liburan dipusat kota, inspirasi kedua ini mungkin bisa jadi pilihan sobat.
Saat ini sobat mungkin sudah dewasa memiliki pengetahuan yang lebih, baik karena pendidikan atau karena pengalaman. Bagaimana jika ilmu tersebut sobat bagi ke saudara kita di pelosok.
Sobat bisa aja temen 2-4 orang, anggaplah sobat adalah satu team yang punya misi. Bisa mirip PPL atau KKN tapi ini lebih seru karena sobat lakukan atas inisiatif sendiri.
Disana kita belajar berbagi, belajar untuk peduli, belajar bersosialisasi dan belajar menjadi pemimpin. Team sobat mungkin bisa membantu memecahkan problem masyarakat disana, keren kan.
3. Menyendiri Bermuhasabah
Saat kesibukan demi kesibukan saling bekejaran hingga nafas ini seperti diburu rutinitas hingga sobat tak memiliki waktu untuk merenung, menyendiri, mereview kehidupan ini. Apa yang sudah dijalani? Apa yang sudah dilakukan selama ini? Mau kemana kita? Dan pertanyaan muhasabah lainnya.
Daarut Tauhid, Wisata hati atau tempat tempat seperti itu bisa jadi pilihan bagi kita untuk mengisi hari libur. Bermalam, menyibukkan diri dengan beribadah seperti membaca Al Quran atau mendengarkan tausiyah secara langsung bisa jadi rintikan embun membasahi hati kita yang kering kerontang terpapar kesibukan dunia. Pengalaman dan manfaat inspirasi yang ketiga ini bisa jadi pilihan sobat saat mengisi liburan, sehingga skan berbekas dalam hati dan kembali menjalani hidup dengan jiwa yang baru.
So, apa yang akan dilakukan sobat diliburan ini? Yang penting yang bermanfaat yah.
Selamat berlibur yah
Semoga Menginspirasi

Unknown Rabu, 23 Desember 2015
Qonaah kunci kebahagiaan


Bahagia....
Adalah sesuatu yang dicari setiap orang dimanapun di dunia ini.

#Uang...

Banyak orang dengan sadar atau tak sadar menyangka uang adalah syarat mereka menggapai kebahagiaan, sehingga siang malam bekerja hingga tak sedikit yang mengorbankan waktu istirahat bahkan hari libur demi mendapatkan tambahan uang saat gajian

#Kaya

Bahkan sebagian orang merasa kaya adalah syarat dari kebahagiaan. Memiliki apa yang dia inginkan dengan mudah disangka itu jalan meraih bahagia. Namun tak sedikit yang mengorbankan kesehatan dan keluarganya untuk mengejar kekayaan yang diinginkan.

#Qonaah....

Ternyata masya Allah, inilah yang menjadi kunci kebahagiaan. Betapa tidak bukankah bahagia itu adanya dalam hati. Ketika hati merasa tenang, tentram tanpa cemas, tanpa gundah, tanpa takut. Bukankah itu yang disebut bahagia. Badan yang sehat, bercengkrama dengan anak dan istri adalah kebahagiaan yang tak terkira.

Qonaah adalah merasa cukup dan bersyukur serta berbahagia atas pemberian yang telah Allah berikan. Menikmatinya dengan penuh kesukuran. Tanpa pernah mengharapkan sesuatu yang tak ada.
Jiwa seperti ini yang slalu bahagia baik saat miskin maupun kaya karna sejatinya ia akan merasa selalu kaya dan berkecukupan.

Sementara orang yang tak pernah puas, selalu mengejar kekayaan meski rumah yang megah, kendaraan yang nyaman, saldo rekening yang banyak sudah ia dapatkan, namun ia slalu merasa kurang dan bernafsu untuk mencari yang lebih. Sejatinya orang yang seperti ini adalah orang yang miskin karena slalu merasa kekurangan, tak ada bahagia dalam hidupnya, hartanya hanyalah kesemuan.
Terakhir berikut kutipan hadist tentang qonaah sebagai penutup dan smoga kita menjadi seorang yang slalu berbahagia dengan menanamkan qonaah di hati kita semua.
Semoga bermanfaat
Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam pernah berkata kepada Abu Huroiroh
Rodhiyallohu Anhu:
ﻳﺎ ﺃﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ، ﻛﻦ ﻭﺭﻋﺎ ﺗﻜﻦ ﺃﻋﺒﺪ ﺍﻟﻨﺎﺱ،ﻭﻛﻦ ﻗﻨﻌﺎ ﺗﻜﻦ
ﺃﺷﻜﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻭﺃﺣﺐ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻣﺎ ﺗﺤﺐ ﻟﻨﻔﺴﻚ ﺗﻜﻦ
ﻣﺆﻣﻨﺎ ، ﻭﺃﺣﺴﻦ ﺟﻮﺍﺭ ﻣﻦ ﺟﺎﻭﺭﻙ ﺗﻜﻦ ﻣﺴﻠﻤﺎ، ﻭﺃﻗﻞ
ﺍﻟﻀﺤﻚ ﻓﺈﻥ ﻛﺜﺮﺓ ﺍﻟﻀﺤﻚ ﺗﻤﻴﺖ ﺍﻟﻘﻠﺐ .

“Wahai Abu Huroiroh, jadilah orang yang waro’ niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah. Jadilah orang yang qona’ah niscaya engkau menjadi manusia yang paling bersyukur. Cintailah manusia sebagaimana engkau mencintai untuk dirimu sendiri, niscaya engkau menjadi seorang mukmin. Perbaguslah pergaulan dengan tetanggamu niscaya engkau menjadi seorang muslim. Sedikitlah tertawa, karena banyak tertawa mematikan hati. ” (HR. Ibnu Majah: 4217,dishohihkan oleh al-Albani dalam as-Shohihah: 930)

Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam juga bersabda:
“Bukanlah yang dinamakan kaya dengan banyaknya harta, akan tetapi kaya adalah yang kaya jiwanya. ” (HR. al-Bukhori: 6446, Muslim: 1051)

Imam an-Nawawi Rohimahulloh berkata:
“Makna hadits ini bahwa kaya yang terpuji adalah yang kaya jiwanya, merasa cukup, dan tidak bernafsu terhadap perhiasan dunia. Karena banyak harta akan mendorong semangat untuk terus bernafsu menambah hartanya. Orang yang selalu meminta tambahan adalah orang yang tidak merasa cukup dengan apa yang dimiliki, maka orang yang sepeti ini bukan orang yang kaya. ” ( Syarah Shohih Muslim : 4/3)

Unknown Kamis, 17 Desember 2015
Kisruh di negara, bagaimana sikap kita sebagai pemuda?

Sedih, miris, marah, atau cuek, seperti apa perasaan kita melihat negri kita yang tercinta d saat ini?

Kondisi negara yg seperti saat ini, tentunya mengundang respon yg beragam d masyarakat. Lalu bagaimana dg sobat?

#Sedih
Mungkin sebagian dari kita merasa sedih akan kekisruhan yg terjadi di kalangan para pemimpin negri ini, di saat ekonomi negara yg tak stabil, ditengah kesulitan yg menimpa rakyat, menghimpit, menjepit rakyat dalam kesengsaraan hidup. Di saat yg sama para pejabat pembuat kebijakan disibukkan dengan intrik perselisihan, kasian rakyat kita

#Benci
Ada juga yang benci, benci lalu mengutuk pemerintah lewat medsos, menyebarkan keborokan yg Ada.

#Membela
Ada juga yang membela dan masih berharap dengan kinerja pemerintah, namun ada pula yg membela habis habisan hingga kesalahan yang sudah kasat mata terlihat masih saja dibela

#Cuek
Barangkali sikap cuek menjadi sikap mayoritas generasi muda saat, daripada memikirkan politik yang memuakkan mereka memilih untuk menikmati masa muda, tapi mereka lupa bahwa suatu saat nanti maju tidaknya negri ini ada ditangan mereka, generasi penerus.

Lalu seperti apa sobat inspirator muda bersikap??

Unknown Sabtu, 12 Desember 2015
Tinggal di desa atau di kota

Lebih enak hidup di desa atau di kota yah? Yap pasti pernah terlintas d pikiran sobat.

Di kota yang ramai dengan padatnya aktivitas terkadang membuat hidup kurang nyaman, namun kabar baiknya peluang untuk membuka usaha atau bekerja terbuka lebar dengan penghasilan yang lebih besar dibandingkan di desa.

Adapun di desa meski peluang usaha dan lowongan pekerjaan lebih sedikit namun ketenangan, ketentraman dan kenyamanan hidup sepertinya mudah didapatkan. Udara yang sejuk, masyarakat yang ramah menjadikan sebagian masyarakat merasa betah hidup di desa.

Lalu bagaimana dengan sobat muda? Pilih tinggal dmn?

Unknown